31 views

Home / Daerah

Kamis, 19 Agustus 2021 - 22:03 WIB

Warga di Buol Ngamuk di Rumah Sakit, Jemput Paksa Pasien Meninggal Yang Diduga Covid-19

BUOL SULTENG, Tribunpost.com — Pengambilan paksa jenazah yang diduga terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli, Rabu (19/8/2021) pukul 21.11 Wita.

Warga lingkungan Poyapi Kelurahan Buol, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, beramai-ramai mendatangi RSU Mokoyurli dan langsung masuk ke ruang Isolasi pasien Covid-19, dan menjemput jenazah Almarhumah yang meninggal dunia saat dalam perawatan berdasarkan hasil Swab anti gen..

Warga bahkan berupaya mengambil dan membawa pulang jenazah berinisial SI (41), karena tidak terima jenazah dinyatakan positif Covid-19.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., mengetahui kejadian tersebut langsung menyiapkan personelnya untuk Melakukan Pengamanan di RSU Mokoyurli, demi mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Kapolres menyayangkan peristiwa pengambilan paksa jenazah tersebut..

“Tentu kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut terjadi, apa lagi saat ini wabah Covid-19 semakin meningkat dan munculnya varian delta yang sangat sangat membahayakan,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Para Nakes di Situbondo Gelar Doa Bersama Untuk Bidan yang Gugur Dibunuh di Papua

Sebelumnya dikabarkan pihak keluarga dan Tim Satgas Covid-19 serta RSU Mokoyurli Buol, telah melakukan musyawarah terkait jenazah almarhumah yang akan dimakamkan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 akan tetapi pihak keluarga menolak. Sehingga melakukan jemput paksa sehingga menjadi pusat perhatian warga.

Situasi mereda setelah personel Polres Buol Polda Sulawesi Tengah bersama Pol-PP dan Tim Satgas, datang ke rumah sakit dan menenangkan warga, akan tetapi jenazah Almarhuma telah di angkat beramai-ramai menggunakan tempat tidur medis, menuju rumah duka karena tidak mau di kebumikan sesuai protokol Covid-19..

Suasana di RSUD Mokoyurli Buol saat ini masih dalam keadaan aman kondusif, terlihat personel Polres Buol, sedang melakukan pengamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

Baca Juga :  Kapolres Karawang Upayakan Di Tiap Desa Gunakan CCTV Dalam Menjaga Kamtibmas

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di kabupaten Buol, bahwa apa yg terjadi tadi malam akan sangat membahayakan penyebaran Covid dan akan memunculkan klaster baru.

“Pengambilan paksa jenazah yang terkonfirmasi positif covid di masa pandemi ini merupakan perbuatan pidana. Oleh karena itu kami mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri serta mempedomani protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” katanya..

Dia berharap Pemda harus lebih pro aktif bersama para tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama bisa untuk menyampaikan dan mensosialisasikan protokol Covid, dan bagaimana penanganannya apabila ada pasien yang meninggal dunia untuk menghindari munculnya claster baru. (AGUS)

(Visited 7 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Para Kepala Desa se Telukjambe Timur, Pernyataan Sikap atas Penyerangan secara Brutal Terhadap Warga dan Lembaga Desa Sukaluyu

Daerah

Pelayanan Ke Masyarakat Buruk, Kades Parparean II Kab Toba Samosir Disorot Warga

Daerah

TKP di Sergai ! Honda CBR Kontra Supra 4 Orang Dilarikan Rumah Sakit

Daerah

Desa Malungai Kab. Barito Utara Serahkan BLT-DD Pada Warga

Daerah

Kapolsek Tempilang Sambangi Warga Kebakaran Rumah di Tempilang

Daerah

Laksanakan Vicon dalam Rangka Evaluasi untuk percepatan kegiatan Intervensi, ini yang disampaikan Dandim 0431/ Babar

Daerah

Dalam RAKER Koni Kota Cilegon, Abdul Salam Salim Harapkan Cilegon Berprestasi

Daerah

Sukseskan Program pemerintah Babinsa Koramil 431-01/Jebus monitoring Vaksinasi tahap I dan II di Desa Air Gantang