89 views

Home / Daerah

Jumat, 15 Juli 2022 - 21:55 WIB

Tim Kemendikbud RI, Menggelar Ekspedisi Sungai Batanghari Tebo

TEBO, TRIBUNPOST.COM — Tim dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek (Kemendikbudristek) RI yang dipimpin oleh Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti disambut dengan Silat Sembah dan Tari Teluk Kembang khas Margo XI Koto. Bertempat dilapangan Simpang Logpond Desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo, kemarin.

Menyusuri Sungai, Merekat Ketersambungan Warisan Budaya Indonesia dengan tema “Ekspedisi Sungai Batanghari” yang diikuti oleh 50 orang peserta. mereka ini terdiri atas peneliti, akademisi, mahasiswa, dan komunitas budaya dari beberapa wilayah di Indonesia dan komunitas di sepanjang Sungai Batanghari Tebo, tak ketinggalan diikuti Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo.

Setelah Penyambutan Ekspedisi Sungai Batanghari dilanjutkan perjalanan menuju situs Candi (Gedong) Teluk Kuali guna melakukan Penelitian dan Observasi hingga pukul 13:00 wib, dilanjutkan dengan jamuan Kuliner Tradisional Nasi Ibad Gulai Bebege di Panggung Seni Budaya Desa Teluk Kuali, lalu Pukul 14 : 00 WIB pelepasan Tim Ekspedisi DAS Batanghari menuju Muara Tebo.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, 9 Perumahan Di Tangsel Terendam Banjir 1 Hingga 1,5 Meter

Semua persiapan penyambutan sederhana dan penuh makna ini dilakukan dengan swadaya masyarakat, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Teluk Kuali dan Komunitas Sanggar Seni Kuali Mas dan Pokdarwis Negeri Pemuncak serta komunitas yang ada di Desa Teluk Kuali dan sekitarnya.

Ketua Pokdarwis Negeri Pemuncak Aswandi,S.Kom menuturkan, bahwa “penyambutan kunjungan ini kami harap mendapat perhatian khusus Pemda Tebo dan juga cerminan semuanya, karena pentingnya akan pembangunan berbasis kebudayaan di Kabupaten Tebo yang juga tidak kalah dengan daerah lain memiliki seni budaya tradisi yang sangat kaya”. Tuturnya.

Dewasa ini mulai meredup, kedua hal tersebut dapat menjadi alasan mendasar yang kuat untuk melakukan rencana pembangunan berdasarkan kebudayaan, salah satu upaya komunitas merevitalisasi Tari Teluk Kembang dan upaya ini menggalakkan kembali budaya tradisi yang hampir punah.

Baca Juga :  GERAM (Gerakan Rakyat Anti Madat) hadir di kabupaten Semarang

“Selain itu juga kami mempromosikan kuliner tradisional yang sebelumnya tidak dikenal, hulunya kebudayaan itu dipedesaan bukan di kota, jadi kami komunitas-komunitas ini butuh perhatian dari Pemda terkait agar bisa tujuan mulia ini berkelanjutan serta berkembang.” Terang Ketua Pokdarwis Negeri Pemuncak, Aswandi.

PEWARTA : WENDRI

_________________

 

Catatan Redaksi :

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: mediatribunpost@gmail.com

Terima kasih.

(Visited 84 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hikmah Idul Fitri, Hj. Rizayati Ajak Seluruh Komponen Bangsa Perkokoh Persatuan

Daerah

Dalam Rangka HUT TNI Yang Ke 76, Kapolsek Curahdami Berikan Surprise Terhadap Danramil CurahdamiĀ 

Daerah

Launching Dilapangan Medan Merdeka, Polda Sumut Resmi Terapkan Tilang Elektronik

Daerah

Nol Persen Terpapar Covid-19, Satgas Covid Merangin berjibaku pertahankan Level

Daerah

Pantaskah Pelayanan Kantor Desa Tohiti Sari Tutup Jam 12 Siang ??

Daerah

KOMWANTARA Makassar Gelar Pertemuan Refleksi Pergantian Tahun

Daerah

Dukung Pemerintah, Vinsen Peseni Mural Asal Bangka Selatan Buat Mural Vaksinasi

Daerah

PT Chandra Asri Petrochemical Raih Penghargaan Terbanyak Di Ajang CSR AWARD 2021