Home / Iptek

Jumat, 15 Oktober 2021 - 20:15 WIB

Teknologi MEPKURI dari Dosen UNSIKA sangat Membantu Produktivitas Pengrajin Tempe Cikarang – Bekasi

TRIBUNPOST JABAR,

BEKASI – Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam pelaksanaan program produk teknologi yang di diseminasikan ke masyarakat pada tahun 2021.

Yaitu dengan membuat suatu produk teknologi mesin pemisah kulit ari kedelai (MEPKURI) untuk meningkatkan produktivitas pengrajin tahu-tempe yang terdampak pandemi Covid-19. Mesin MEPKURI diserah terimakan kepada pengrajin Tahu-Tempe di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kamis (14/10/2021).

Adapun permasalahan yang dialami pengrajin tahu-tempe yaitu, minimnya mesin pemisah kulit ari kedelai yang membantu pekerjaan mereka dalam melakukan proses memisahkan kulit ari kedelai dan proses pembuatan tempe yang efektif dan cepat.

Selain itu, permasalahan khusus yang dialami kelompok mitra adalah; (1) Minimnya produk teknologi mesin pemisah kulit ari kedelai yang dimanfaatkan pengrajin tempe dan penjual tempe. (2) Rendahnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) terkait dengan bidang teknologi mesin pemisah kulit ari kedelai dan manajemen. (3) Rendahnya kemampuan kelompok sasaran dalam pemanfaatan teknologi mesin pemisah kulit ari kedelai pada produk tempe yang mampu memisahkan kulit ari kedelai dan membuat tempe sebagai sarana meningkatkan hasil produk tempe yang berkualitas dan produktivitas pengrajin tempe.

Baca Juga :  Gradasi Pinrang Prakarsai Kampung Digital Diapresiasi Sekda Dan Kementerian Kominfo

Kesulitan tersebut disadari oleh Febi Kurniawan dan Bapak Rahmat Hidayat Dosen UNSIKA untuk membantu pengrajin tahu-tempe dalam meningkatkan produktitas dan kemudahan dalam mengelupas kulit ari kedelai dengan proses yang cepat.

Kemudian membentuk Tim dan membuat mesin pengelupas kulit ari yang disebut MEPKURI untuk membantu para pengrajin tahu-tempe di Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Melalui program produk teknologi yang di desiminasikan ke masyarakat pada tahun 2021.

Melalui program ini, masyarakat diberikan pemahaman, pelatihan, penggunaan, perawatan, dengan pendampingan serta evaluasi produk mesin MEPKURI yang sudah di buatnya.

MEPKURI dibuat untuk mempermudah pembuatan tempe dan pemisahan kulit ari kedelai yang berkualitas, yaitu yang memiliki hasil pemisahan kulit ari yang halus dan ukurannya seragam.

Selain itu, kelebihan mesin MEPKURI dapat memproduksi pembuatan tempe dan pemisahan kulit ari kedelai yang kapasitasnya lebih banyak dari cara pengerjaan secara manual, sehingga dapat mempersingkat waktu pembuatan dan penghematan tenaga buruh para pengrajin tempe.

Baca Juga :  DPC GRADASI Pinrang Lakukan Pendampingan UMKM Gunakan Model Bisnis Canvas

Target untuk produksi dalam pembuatan tempe menjadi lebih singkat, karena penggunaan mesin MEPKURI. Kini dengan kemudahan MEPKURI dalam mengelupas kulit ari kedelai tidak hanya dilakukan dalam jumlah yang kecil saja, namun bisa dalam skala yang lebih besar.

Dengan adanya mesin MEPKURI yang dibuat, diharapkan proses produksi tempe dan pemisahan kulit ari kedelai menjadi jauh lebih mudah dan lebih aman serta mampu untuk meningkatkan produktivitas pengrajin tahu-tempe yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan pendanaan untuk program Produk Teknologi yang di Diseminasikan kepada Masyarakat (PTDM) Tahun 2021 kepada Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),” tutur Dosen UNSIKA Rahmat Hidayat.

Pewarta : Agus Sofyan

Share :

Baca Juga

Iptek

Penggunaan Drone Untuk Penyemprotan, Pemkab Wajo Dorong Penggunakan Teknologi Menuju Pertanian Modern

Iptek

Kominfo Gandeng BSSN Antisipasi Insiden Keamanan Siber

Iptek

Pelayanan Publik Berbasis Android, Inovasi Yang Disampaikan Bupati Pinrang Ke Kemenpan-RB

Iptek

Groundbreaking Ceremony Stasiun Bumi Proyek KPBU Satelit Multifungsi Pemerintah

Iptek

Perkuat Kolaborasi G20, Menkominfo Usulkan Kelompok Kerja Ekonomi Digital

Iptek

DPC GRADASI Pinrang Lakukan Pendampingan UMKM Gunakan Model Bisnis Canvas

Iptek

SATRIA-I Wujud Komitmen Pemerintah Sediakan Akses Telekomunikasi Berkualitas

Iptek

Asisten Pemerintahan Pemkab Sidrap A. Faisal Buka Acara Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)