30 views

Home / Nasional

Senin, 19 Juli 2021 - 18:16 WIB

Tambahan Pasokan Vaksin Sinopharm Percepat Vaksinasi Gotong Royong

Jakarta, Tribunpost.com – Percepatan program vaksinasi di Indonesia terus diupayakan sejumlah pihak termasuk melalui program Vaksinasi Gotong Royong. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani mengatakan, kedatangan vaksin Sinopharm akan menambah pasokan vaksin dalam skema Vaksinasi Gotong Royong.

“Kedatangan vaksin Sinopharm untuk memenuhi vaksinasi bagi pekerja dan karyawan pada hari ini sebanyak 1,1 juta dosis. Selain juga membangkitkan harapan, juga memastikan bahwa stok untuk perusahaan sudah aman. Jadi untuk perusahaan yang telah mendaftar dapat segera melakukan vaksinasi,” ucap Shinta Kamdani dalam keterangan pers kedatangan vaksin ke-28 melalui konferensi video dari Jakarta, Senin (19/07/2021).

Dengan kedatangan vaksin tersebut, Shinta meyakini penyuntikkan vaksin melalui skema Vaksinasi Gotong Royong akan berjalan lebih cepat. Ia pun mengimbau kepada perusahaan untuk tidak ragu mengambil opsi Vaksinasi Gotong Royong bagi karyawannya.

“Pada kesempatan ini, kami juga ingin mengimbau perusahaan yang mampu untuk mengambil opsi Vaksinasi Gotong Royong untuk meringankan beban pemerintah dengan biaya vaksin untuk para pekerjanya,” imbau Waketum Kadin.

Selain vaksinasi, Kadin juga berkomitmen mengambil bagian dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan meluncurkan program Kadin Indonesia Perang Melawan Pandemi. Shinta menyebut program ini merupakan bentuk dukungan Kadin untuk meringankan beban pemerintah dan masyarakat.

“Komitmen kami untuk mengambil bagian meringankan beban pemerintah dan masyarakat kami wujudkan dengan meluncurkan program Kadin Indonesia Perang Melawan Pandemi karena tentunya Indonesia tidak sedang dalam kondisi baik-baik saja,” lanjutnya.

Melalui program tersebut Kadin menyiapkan sejumlah fasilitas isolasi mandiri, obat-obatan, serta bahan konsumsi bagi masyarakat yang membutuhkan. Bersama grup GoTo dan Samator, Kadin juga menginisiasi adanya fasilitas kesehatan Rumah Oksigen Gotong Royong.

Baca Juga :  Peringati HDKD, Menkumham Ajak ASN Kemenkumham Wujudkan Nilai Semakin PASTI

“Dengan rumah oksigen ini, ini merupakan fasilitas kesehatan yang dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi keluarga terpapar Covid-19,” tambahnya.

Sebagai penutup, Shinta menegaskan bahwa Kadin terus mendukung langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Ini semua adalah ikhtiar kita untuk membantu masyarakat dalam pandemi. Dan Kadin yakin dengan perjuangan kita bersama, kita bisa bangkit dan melewati krisis kesehatan ini,” tegasnya.

Sebanyak 1,184 juta dosis vaksin jadi Sinopharm tiba di Indonesia. Vaksin Sinopharm ini tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-891. Secara keseluruhan, kedatangan vaksin ini merupakan kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-28 sejak 6 Desember 2020.

“Pada siang hari ini, Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 sejumlah 1,184 juta dosis atau setara 592 ribu vial. Vaksin Covid-19 produksi Sinopharm yang tiba dengan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-891,” ujar Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo dalam keterangannya secara virtual.

Kedatangan vaksin ini merupakan tahap kelima rangkaian kedatangan vaksin Sinopharm untuk Vaksin Gotong Royong yang merupakan bagian dari kerja sama antara Kimia Farma dengan Sinopharm. Secara keseluruhan, Indonesia telah menerima sebanyak 5,5 juta dosis vaksin Sinopharm.

“Ini adalah bagian dari kontrak pasokan vaksin antara Kimia Farma dengan Sinopharm sebesar 15 juta dosis vaksin untuk kebutuhan Vaksinasi Gotong Royong dan merupakan bagian dari target mengamankan dan menyuntikkan 20 juta dosis lewat opsi Vaksin Gotong Royong pada tahun 2021 ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Dukung Pemindahan Ibu Kota, Gus Muhaimin Bakal Potong 24 Tumpeng di IKN

Direktur Utama Kimia Farma menjelaskan bahwa Vaksinasi Gotong Royong merupakan opsi tambahan bagi korporasi baik untuk karyawan, keluarga, maupun pihak terkait lainnya. Hal ini dilakukan dalam rangka mencapai target vaksinasi sebanyak dua juta dosis per hari dan mempercepat tercapainya kekebalan komunal.

“Untuk mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebanyak dua juta dosis per hari dan tercapainya herd immunity, serta juga membantu WNA yang bertugas atau tinggal di Indonesia agar mereka terlindungi,” jelas Verdi.

Verdi menuturkan, penyediaan Vaksinasi Gotong Royong merupakan salah satu upaya Kimia Farma dalam membantu meringankan beban pemerintah Indonesia dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Ada semangat kolaborasi dan gotong royong di sini, apalagi ini juga untuk meringankan beban pendanaan pemerintah Indonesia. Pendanaannya mandiri dari Kimia Farma sebagai anggota BUMN holding farmasi tanpa menggunakan APBN baik untuk pembelian vaksin, maupun pengiriman dan pelaksanaan vaksinasinya,” lanjutnya.

Kedatangan stok vaksin secara terus-menerus merupakan bukti bahwa pemerintah telah mengamankan ketersediaan vaksin untuk masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Kimia Farma mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan dan selalu menerapkan potokol kesehatan.

“Selain vaksinasi, yang tidak boleh dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan dengan menjalankan 5M dan menjaga kesehatan, serta mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan untuk membantu menurunkan laju penularan,” tandasnya. (*)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Nasional

Didampingi Menteri PUPR, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Lingkar Luar di Toba

Nasional

Wamenkumham : Jadikan Pahlawan Sebagai Inspirasi Di Setiap Langkah Kehidupan Kita

Nasional

FOREDER Mengutuk Keras Pemukulan Ade Armando Dalam Aksi Unjuk Rasa 11 April Di Depan Gedung DPR RI

Nasional

MPR RI Dukung Penuh Kebijakan Penanganan Pandemi

Nasional

Pimpin Upacara di Istana Merdeka, Presiden Kenakan Pakaian Adat Lampung

Nasional

Viral Kasus Istri Marahi Suami di Pidana Setahun di Karawang, Kejagung Copot Pejabat Kejati Jabar dan Periksa Khusus Jaksa Penuntut

Nasional

Menkumham: Perancang Peraturan Perundang-undangan Memiliki Peran Sentral

Nasional

Jokowi : Opini WTP dari BPK, Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya