43 views

Home / Daerah

Rabu, 4 Agustus 2021 - 15:12 WIB

Sopir Angkutan Umum Pemalang Menjerit, Terhimpit PPKM

Pemalang, Tribunpost.com — Kebijakan pemerintah berkaitan dengan pemberlakuan pembatasan masyarakat atau PPKM di kabupaten Pemalang, berdampak pada pendapatan masyarakat kecil,seperti pedagang, petani juga para penjual jasa angkutan, seperti sopir angkot dan sopir elp. Demikian diungkapkan keluhan beberapa sopir kepada awak media Tribunpost.com, Rabu 4/8/2021.

Dari pantauan awak media, para pejuang jalanan ini bekerja berangkat pagi narik angkot sampai petang, semenjak di berlakukannya kebijakan perpanjangan PPKM, sering pulang tak bawa uang, jangankan sampai ratusan ribu,mereka rata rata tiap hari hanya bawa uang anatara 20 sampai 30 ribu rupiah, keluh Sodik dan Edi seorang sopir angkutan kota jurusan,Pemalang petarukan dan Comal.

Baca Juga :  Danramil 431- 02/ Muntok Bersama Forkopimcam, Hadiri rapat Lokakarya mini untuk Mensukseskan Vaksinasi di Wilayah Bangka Barat

Sodik menuturkan kepada Tribunpost.com “untuk makan dan merokok aja terpaksa harus nombok kok boro boro dapat uang buat bawa pulang, keluhnya”

Baca Juga :  Satgas Pemkot Sungai Penuh mengadakan Evaluasi Menyeluruh tentang Capaian dan Progres 100 hari kerja.

Dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( ppkm ),sangat terasa bagi masyarakat , terutama masyarakat kaum bawah, pemerintah harus berani mengaji ulang apakah nantinya PPKM akan terus di perpanjang atau bagaimana??

( RAGIL )

(Visited 1 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Danramil 431-03/Kelapa, Laksanakan Komsos Pelajar dan para Guru SMKN 1 Dendang

Daerah

Lapas Banyuwangi dan Dinas PMK, Siap Sinergi Dalam Penanggulangan Bahaya Kebakaran

Daerah

Wajo Masuk 8 Besar di South Sulawesi Investment Challenge, Gagas Potensi Pembahgunan Pabrik Pupuk

Daerah

Mushida Maros Menerima Wakaf Al Qur’an

Daerah

Puncak Hari Bhayangkara Ke-76 Tahun 2022 Secara Virtual Dipimpin Presiden Republik Indonesia Ir H. Joko Widodo

Daerah

Polres Pangkalpinang Bersama Toyota Istana Agung Bangka Belitung, Bagikan 300 Paket Sembako

Daerah

Selain Kedua Anggota DPRD Karawang Yang Diduga Petunjuk Permulaan ? Keempat Unsur Pimpinan Harus Intensif Di Undang Kejaksaan

Daerah

Untuk Pertama Kali, Takalar Juara Umum Ke-3 MTQ Sulsel XXXII