Home / Pariwisata

Kamis, 9 September 2021 - 18:34 WIB

Setelah Lama Ditutup, Wisata Gunung Bromo Kini Dibuka Kembali

PROBOLINGGO JATIM TRIBUNPOST.COM – Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo mulai dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” terang Pelaksana tugas ( Plt ) Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di pendapo Kabupaten Probolinggo, Kamis ( 9/9/2021 ).

Beberapa objek wisata yang dimaksud seperti Kawasan Bromo Tengger Semeru.
Pembukaan dilakukan seiring dengan kabupaten Probolinggo sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Namun dengan dibukanya objek wisata tersebut harus diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat. Baik bagi petugas yang berada di tempat wisata maupun wisatawan yang datang ke tempat wisata, kemudian mereka juga harus sudah divaksin Covid-19 yang dibuktikan lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Baca Juga :  301 Orang Tahanan Dapat Remisi Bebas Langsung Dari Lapas Kelas II B Probolinggo

Beberapa objek wisata yang dibuka kembali di Kabupaten Probolinggo seerti kawasan wisata Gunung Bromo (Seruni Point dan Mentigen View, rumah adat Tengger) di Kecamatan Sukapura, Wisata P30 Pundak Lembu Desa Wonokerso di Kecamatan Sumber, kawasan Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang.

“Selain itu juga wisata Tirta Ageng, Kampung Madu, dan Puncaksari Gunung Kembang di Kecamatan Lumbang, Pantai Bahak di Kecamatan Tongas, dan Pantai Bentar di Kecamatan Gending.

Kebijakan dibuka nya objek wisata di sejumlah daerah mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021.”Jumlah pengunjung objek wisata juga dibatasi hanya 25 persen dari total kapasitas area wisata untuk menjaga pengendalian Covid-19,” tutur Kepala Dispopar Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyatno.

Baca Juga :  Water Land Tamora, Bakal Menjadi Kolam Terfavorit Di Sumatera

Sugeng juga menjelaskan seperti yang disampaikan oleh Plt Bupati Probolinggo, Bapak Timbul Prihanjoko bahwa, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak bereuforia dulu karena ancaman serangan dan varian baru virus Corona masih terus ada.

“Tetap ingat 4 mata tombak dalam melawan pandemi yaitu protokol kesehatan dengan 5 M, tracing, testing dan treatment (3T), vaksinasi untuk semua orang dan pelayanan kesehatan,” kata Sugeng.

Pewarta : Agus

Share :

Baca Juga

Pariwisata

Jelajahi Museum di Tengah Pandemi, Kominfo Ajak Masyarakat Virtual Tourism

Pariwisata

Kelurahan Plawad Optimis ikuti Program Desa Wisata Kab. Karawang

Pariwisata

Wisata Njegur Bareng di PPP Mayangan Kembali Dibuka, Komunitas Berendam Terapi Air Laut Sambut Dengan Gembira

Pariwisata

Selamatkan Spesies Penyu, Bupati Pinrang Lepas Liarkan Tukik di Pesisir Suppa

Pariwisata

Eksplore Wisata Di Salimbongan, Andi Irma Lihat Potensi Alam Yang Luar Biasa

Pariwisata

Juni Safitri Putri Pariwisata Jawa Barat 2021, Ke Level Nasional Harapkan Doa Dan Dukungan Warga Jabar

Pariwisata

Dengan Persiapan Matang, Juni Safitri Semakin Yakin dan Percaya Diri

Pariwisata

Cegah Penyebaran Covid-19, Obyek Wisata Bulukumba Ditutup Selama Tiga Hari