Home / Breaking News

Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:50 WIB

Ratusan Warga Memblokir Akses Jalan Menuju 4 Desa di Nagan Raya

TRIBUNPOST ACEH,

Nagan Raya – Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokir akses jalan menuju 4 Desa di Kabupaten Nagan Raya, Rabu (13 -10-2021).

Adapun 4 Desa yang menuntut dalam aksi tersebut diantaranya; Desa Kuta Makmue, Desa Gunong Reubo, Macah dan Seumambek.
‚Äč
Pantauan media Tribunpost , Ratusan warga memblokir jalan dengan menutup badan jalan dengan pohon, bahkan membentang karton yang bertuliskan; “menuntut Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera jalan kami di Aspal

Terlihat juga karton yang bertuliskan: “Wakil Rakyat jangan bobok dong, buka Matamu lihat rakyatmu menderita, dengan Tagar #Tiap Hari Makan Debu,”tulis dalam karton tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Diminta Copot Kadis ESDM Karena Di Duga Kuat Menerima Suap Dari Galian C Ilegal Di Langkat

Koordinator aksi Bustami kepada media mengatakan, masyarakat menuntut agar jalan tersebut segera diperbaiki.

“Kami masyarakat 4 Desa menuntut untuk diperhatikan jalan kami, yang merupakan akses jalan Kabupaten satu-satunya,” katanya.

“Mengapa kami tidak diperhatikan sama sekali, sudah bertahun-tahun kami hirup debu, bahkan jalan ini sudah 30 tahun lebih,” ungkapnya lagi.

Dia menyebut, aksi pemblokiran jalan tersebut untuk menuntut janji Bupati Nagan Raya. “Akses jalan berdebu tersebut lebih kurang 15 kilo yang mencakupi 4 Desa meliputi 2 Kecamatan, Suka Makmue dan Kuala,”sebutnya.

Bustami menegaskan, aksi unjuk rasa itu tetap dilakukan pihaknya, sebelum Bupati turun ke lokasi, bahkan aksi tetap akan terus berlanjut dengan massa lebih banyak.

Baca Juga :  Ikuti Rakor BKMT Se-Aceh, Fauziah Paparkan Program BKMT Kota 2022

“Tolong jalan Desa kami diperhatikan, dan di Aspal segera, sayang masyarakat mengirup Debu,”demikian tutup Bustami.

Sementara itu, Jumaliadi warga Gunong Reubo mengaku prihatin terhadap pemerintah Nagan Raya.

“Kami mendukung slogan perubahan, malahan dari pemerintah perubahan kami mendukung, namun tolong di perhatikan Desa kami, jangan jadikan kami sebagai ajang kampanye baik dari Eksekutif maupun legislatif,”demikian ungkapnya.

Amatan media Tribunpost dilokasi, aksi tersebut masih berlangsung hingga berita ini ditayang, dan turut hadir Anggota DPRK Nagan Raya, aparat keamanan dan pihak terkait lainnya.

Pewarta: Lukman

Share :

Baca Juga

Breaking News

Diduga Proyek Siluman, Pembangunan Jembatan Sungai Desa Linggi Tanpa Papan Informasi dan Halaman Mesjid Tempat Alat Berat

Breaking News

Helikopter Milik BBKFP Kemenhub Mengalami Kecelakaan Saat Sedang Latihan

Breaking News

DPP LSM Laskar NKRI , Keluarkan Rilis Resmi Terkait Pemicu Kejadian Keributan Di Grand Taruma dan Leasing Adira

Breaking News

M. Rafi Hanyut Terbawa Arus Sungai Semayo

Breaking News

Bau Menyenggat Limbah B3 berceceran dijalan Interchange dari Salah Satu Pabrik Kertas di Karawang

Breaking News

Joni Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Dalam Rumah

Breaking News

Warga Korban Pungli Kepengurusan PTSL di Jember Bertambah

Breaking News

Polri Tangkap Pelaku Utama Kerusuhan di Yahukimo Papua