47 views

Home / Daerah

Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:31 WIB

Pilkades Kabupaten Bandung Diundur Dua Bulan Kedepan

BANDUNG JABAR, Tribunpost.com – Bupati kabupaten bandung HM Dadang Supriatna menyampaikan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung harus diundur hingga dua bulan ke depan. Hal itu sesuai Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tanggal 9 Agustus 2021 tentang Penundaan Pelakasnaan Pilkades Serentak dan Pilkades PAW Pada Masa Pandemi Covid-19.
“Dengan berat hati saya umumkan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung diundur sampai dua bulan ke depan Nanti saya akan membuat surat edaran berdasarkan pada surat edaran Kemendagri,” ucap Bupati Bandung saat ditemui wartawan di Podomoro Park, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (9/8/2021).

Bupati Dadang Supriatna menilai dari isi surat Kemendagri tersebut, menunjukan pemerintah pusat ini lebih tampak fokus bagaimana untuk meningkatkan herd immunity dengan vaksinasi.
“Maka saya akan menggelar rapat kerja dengan semua OPD terkait vaksinasi di Kabupaten Bandung, terutama bagi desa yang akan melakanakan pilkades,” imbuh Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2022, Polresta Banyuwangi Siap Kawal Mudik Lebaran

Bagi desa yang sudah melaksanakan vaksinasi minimal 80 persen, imbuh Kang DS, maka dirinya akan mengusulkan kembali ke pemerintah pusat untuk melaksanakan pilkades.
“Ini kelihatannya, kalau melihat dari surat itu, jadi Kemendagri tampaknya menunggu desa mana saja yang akan melaksanakan pilkades. Mungkin nanti akan ada surat lanjutan dari Kemendagri,” ungkapnya.

Karena itu bupati akan lebih cenderung untuk fokus bagaimana warga desa yang akan melaksanakan pilkades tersebut bisa mencapai vaksinasi 80 persen.
“Bagi desa yang sudah 80 persen vaksinasinya atau sudah terbentuk herd immunity-nya, maka desa tersebut akan didahulukan untuk melaksanakan pilkades. Jadi, tampaknya pilkades itu tidak mungkin akan digelar serentak, melainkan parsial,” terang Kang DS.

Baca Juga :  Petani Desa Adiluhur Kec Jabung Terancam Gagal Panen

Pilkades secara parsial tersebut menurutnya juga tergantung dari kesadaran dan keinginan warga desa tersebut untuk mengikuti vaksinasi, sehingga desa tersebut sudah terbentuk herd immunity-nya dan menjadi desa zona hijau.
Kang DS menambahkan, pihaknya pun sudah mengusulkan agar Kabupaten Bandung bisa masuk kategori 2, dari saat ini sebenarnya terkategori dalam level 3 (risiko sedang).

“Kami sudah usulkan untuk masuk level 2. Sebab faktualnya, di kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Bandung kebanyakan sudah kategori level 2 dan level 1. Tapi karena Kabupaten Bandung masuk aglomerasi Bandung Raya, sehingga kita masih di level 3,” jelas Bupati Bandung.

( Dani Ramdani Kabiro Tribun Post Bandung )

(Visited 4 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Perumahan De’Kraton Menyantuni Anak Yatim Sebanyak 50 Orang Anak Yatim

Daerah

Peringati Hari Sejuta Pohon, BEM FT Untirta Tanam Ribuan Pohon

Daerah

Walikota Banda Aceh, Kesembuhan Covid – 19 Capai 95,8 Persen Terus Membaik

Daerah

1000 Bikers Banyuwangi Ramaikan Fun Bike HUT Ke-76 Bhayangkara

Daerah

Penyampaian Nota Keuangan APBD 2022, Bupati Ipuk : Pemulihan Ekonomi Berbasis Pembangunan Pedesaan

Daerah

Peringatan Hari Guru Jadi Ajang Tawuran Pelajar SMP di Tangsel

Daerah

Remisi Idul Fitri Dari Kemenkumham Wilayah Papua Barat

Daerah

FKPPP : Selamat Atas Terpilihnya Septyawan Menjadi Ketua DPC PTPN III Periode 2022-2027