46 views

Home / Daerah

Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:27 WIB

Ombudsman Apresiasi Polres Simeulue Proaktif buka Gerai Vaksin Keliling

SIMEULUE ACEH, Tribunpost.com — Tim Ombudsman RI Aceh yang langsung dipimpin oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin, mengunjungi Polres Simeulu, Kamis (19/08/2021).

Kedatangan Kepala Ombudsman RI Aceh langsung disambut dan diterima oleh Kapolres Simeulue, AKBP Panji Santoso, S.I.K., M.Si, yang baru bertugas di Simeulue dua minggu lalu.

Tim Ombudsman RI melakukan evaluasi standar pelayanan publik pada Unit SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), Satlantas, dan Satintelkam. “Kami datang untuk memeriksa apakah unit-unit ini sudah memenuhi standar pelayanan yang diperintahkan oleh UU Pelayanan Publik atau belum,” ujar Dr Taqwaddin.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh mengharapkan agar semua unit layanan harus mencantumkan standar pelayanan. Hal ini penting agar bisa menjadi indikator atau tolak ukur bagus tidaknya suatu pelayanan. Sehingga dengan adanya standar pelayanan ini masyarakat bisa mendapatkan kepastian haknya atas pelaksanaan publik, baik standar persyaratan, standar prosedur, standar waktu, standar biaya, maupun standar lainnya.

Baca Juga :  Rumor Soal Pria Berpakai Hitam Bertopeng Atau Ninja Bertopeng, Polres Simeulue Tegaskan itu Hoax

“Diharapkan dengan adanya standar ini akan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Dr Taqwaddin yang juga Akademisi USK.

Semakin berkualitasnya pelayanan maka akan semakin meningkatkan kepuasan masyarakat, yang pada akhirnya semakin mengoptimalkan kepercayaan publik kepada pemerintah. Ini sasaran yang diharapkan. Jadi, untuk mewujudkan peningkatan kepercayaan publik maka harus dimulai dengan penerapan standar pelayanan publik di semua jajaran pemerintahan, termasuk di Polres Simeulue.

Hasil pengawasan oleh Tim Ombudsman tadi sudah langsung disampaikan kepada Kapolres guna dilakukan koreksi standar pelayanan. Misalnya, pembenahan SPKT agar masyarakat yang dilayani menjadi lebih nyaman dan mendekatkan hubungan antara warga dengan anggota kepolisian.

AKBP Panji Santoso, S.I.K., M.Si., langsung menyatakan “siap” menyahuti saran Kaper Ombudsman RI Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Ombudsman RI Aceh sekaligus juga berkenan meresmikan beroperasinya Gerai Vaksin Presisi Keliling, Polres Simeulue.

Baca Juga :  Keluarga Besar Partai Berkarya Lakukan Vaksinasi Massal Gratis Di Alun Alun Kota Cilegon

“Terkait acara launching ini, saya beri apresiasi yang tinggi kepada Bapak Kapolres yang telah proaktif dan progresif memajukan program vaksinasi di Simeulue, yang bagian kecil dari pelosok Nusantara Indonesia”.

Perlu saya sampaikan bahwa adalah kewajiban Pemerintah untuk melindungi rakyat. Vaksin adalah salah satu upaya melindungi rakyat agar tercegah dari serangan virus Corona. Dengan proaktif dan progresif melakukan kegiatan vaksin secara keliling ke seluruh kecamatan atau seluruh Polsek ini berarti Polres Simeulue telah melaksanakan kewajiban perintah konstitusi.

Terkait hal ini, saya juga berharap kepada warga Simeulue agar bersedia divaksin secara tulus dan ikhlas karena vaksin ini adalah hak rakyat.

Pada kesempatan itu Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin juga turut menyerahkan piagam penghargaan kepada para Nakes.

(Helman)

(Visited 15 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Kecamatan Watang Sawitto Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat, Andi Ugi : Kegiatan ini Untuk Maksimalkan Capaian Vaksinasi Kab. Pinrang

Daerah

Babinsa Koramil 431 – 03/Kelapa, Laksanakan Pemantauan Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 di SMA 1 Tempilang

Daerah

Good job..!!!, Babinsa Koramil 431-03/Kelapa Bagikan Sembako Gratis kepada Masyarakat

Daerah

25 Pemain Persikapro Siap Menyongsong Liga 3 Zona Jatim, Yang Digelar Bulan Depan

Daerah

2 WNA Nigeria, 1 WNA Mozambik Diamankan Di Imgrasi Karawang, ini Penyebabnya !

Daerah

Peduli Pada Masyarakat, Polres Poso Melepas Secara Resmi Bansos Bagi Warga yang Tedampak DPO Terorisme dan Dampak COVID-19

Daerah

Hujan Mengguyur Bondowoso, Para PKL Mengeluh

Daerah

Miris, Tidak Ada Perhatian Pemerintah, Empat KK Warga Fakir Miskin Desa Tana Tuku Hidup Dirumah Tak Layak Huni