107 views

Home / Daerah

Jumat, 13 Agustus 2021 - 22:05 WIB

Oknum Perangkat Desa Saentis Di Duga Rampas KTA Dan Halangi Wartawan Saat Meliput

DELI SERADANG SUMUT, Tribunpost.com – Dalam melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, awak media tidak serta merta memberitakan informasi yang belum dikonfirmasi dan diklarifikasi kepada narasumbernya.

Seperti yang tercantum dalam undang-undang beserta kode etiknya. Namun, ada kejadian yang kurang menyenangkan serta tidak enak didengar yang menimpa salah seorang wartawan Jakartaobserver.com (Jun)

Kejadian bermula, saat wartawan Jakartaobserver.com (Jun) itu meliput pembagian BLT di desa Saentis kec,Percut Sei tuan kab,deliserdang Jum’at 13-08-2021.


Tak terima kegiatan tersebut diliput,Kaur Pembangunan desa saentis berinisial S dan A kadus 20 mengusir wartawan untuk keluar dari aula desa saentis.

wartawanJakartaobserver.com diketahui awalnya masuk dan permisi kepada Kadus VI R untuk meliput kegiatan pembagian BLT karna posisi kurang tepat untuk pengambilan foto yang bagus Jun masuk dan mengambil foto.

Baca Juga :  Tim Vaksinasi Door to Door TNI AL Lantamal I Sasar Pekerja Warung Makan, Tukang Ojek Dan Bengkel Sekitar Belawan I

S..(kaur pembangunan) desa mengatakan kepada wartawan Jakarta Observer.com “Abg dari mana main masuk-masuk tanpa ijin mana KTA mu,Surat Tugasmu mana,kalau kau teroris mati kami semua disini kena Bom,” Sambil menanyakan Surat tugas Langsung mengatakan keluar jangan sampe semua warga disini marah sama mu sambil memprofokasi warga.

Kadus 20, Agus menambahkan “Kau keluar aja dah meliputkan jangan lagi disini udah keluar”.ujarnya

Diketahui pembagian BLT tersebut tidak prokes karena tidak menerapkan 5M, menjaga jarak,Memakai masker,Mencuci tangan,mengghindari kerumunan,tidak bersalaman.

Ditambahkan Jun dia tidak terima atas perlakuan S dan A Kadus 20 yang sudah menghalang-halangi tugas wartawan.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, tertulis aturan tentang pers, termasuk ketentuan umum, asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranan pers.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 431-02 Muntok salurkan Obat dari Mabes TNI kepada Warga Binaan

Diatur pula tentang peran serta masyarakat dan ketentuan pidana, seperti halnya UU Pers Pasal 18 Ayat (1), yang tertulis:

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).”

Dan Undang-Undang KIP no 14 tahun 2008 pasal 28 F.
Setiap warga berhak dan memperoleh informasi menggunakan segala jenis media.
Setiap penyelenggara negara yang menggunakan anggaran Negara wajib membuka akses,

(sklp Ari – Alzahari Kabiro Tribunpost Deli Serdang)

(Visited 58 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kerikil Berserakan di Jembatan Lintas Sumatera Dapat Membahayakan Pengguna Jalan

Daerah

Ketua Sundawani Bogor Luncurkan Ambulance Gratis

Daerah

Babinsa Koramil 431-03/Kelapa Monitor Pelaksanaan Suntik Vaksin Covid-19 Tahap I di kecamatan Tempilang

Daerah

Universitas Abulyatama Laksanakan KKN Tematik di Bukit Kebayakan

Daerah

Hendra Supriatna : Jembatan Sirnaruju, Membuat Jembatan Tanpa Ada Jalan, Konyol !

Daerah

Penyaluran Bantuan BLT Dana Desa Sekongkang Cair 900rb Langsung 3 Tahap Bulan Januari Sampai Maret 2022

Daerah

Jual Beli LKS Di Sekolah Negeri Di Cilegon Lewat Koperasi Diduga Hanya Pengalihan Modus Dan Tetap Membebani Wali Murid

Daerah

Masyarakat Bisa Pantau Live Score Peserta Seleksi Catar Kemenkumham