49 views

Home / Daerah

Senin, 6 Juni 2022 - 09:26 WIB

Mungkinkah Kejari Karawang Periksa Semua Kontraktor Yang Mengerjakan Pokir ? Ini Pendapat Masyarakat

KARAWANG, TRIBUNPOST.COM — Dugaan adanya fee proyek dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang yang sedang serius diselidiki oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, terus mendapat respon positif dari masyarakat. Beberapa kalangan meyakini, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karawang dapat menyelesaikannya sampai tuntas.

Hal demikian juga disampaikan oleh Regi Syakman. Sebagai masyarakat, dirinya sangat bersyukur masih ada yang peduli dalam mempersoalkan hingga melaporkan dugaan fee proyek yang dibiayai oleh uang negara tersebut. Karena proses transaksional dalam bentuk apapun untuk menjual belikan proyek negara, dengan alasan apapun, itu tidak dibenarkan.

“Melihat keseriusan Kejari Karawang, saya meyakini dalam kasus ini proses penanganannya tidak akan main-main. Dikarenakan banyak lapisan masyarakat yang menyorotinya. Tetapi hal itu bukan menjadi patokan bagi Aparat Penegak Hukum (APH), tentunya semua kembali pada petunjuk bukti dan dari hasil keterangan pihak-pihak terkait nantinya,” urainya

Regi pun menjelaskan, “Oleh sebab itu, kami sebagai masyarakat mempercayakan penuh semua prosesnya pada tim penyidik Kejaksaan. Soal penggalian bukti dan keterangan, pastinya mereka memiliki kompetensi yang sudah teruji. Jangankan hanya menggali bukti berupa dokumen dan keterangan, berupa percakapan dalam bentuk penyadapan pun APH bisa melakukannya,”

Baca Juga :  Bentuk Kecintaan Kepada Nabi Muhammad SAW, Pemuda PHBI Masjid Al-Hidayatuddzurriyyah lingkungan Priuk Gelar Isra Mi'raj

“Karena dalam permasalahan ini bukan hanya berkaitan dengan anggota DPRD Karawang dan beberapa individu eksekutif yang diduga sebagai penerima anggaran Pokir saja. Tetapi akan banyak pihak yang perlu dimintai keterangan dalam proses pemeriksaan nantinya,” terangnya

“Tak terkecuali kalangan kontraktor selaku rekanan pelaksana pekerjaan konstruksi yang bersumber dari Pokir. Sebab apa bila bicara dugaan adanya fee, tidak mungkin fee diambil dari setiap anggaran yang dikeluarkan oleh negara dengan cara dipotong langsung. Karena hal tersebut mustahil dapat dilakukan,” tandas regi

“Sebagai contoh, kerap kali ada pemborong yang teriak merasa tertipu setelah menyerahkan sejumlah uang, bahkan ada yang sampai menunjukkan kwitansi. Tapi proyek yang dijanjikan porsinya tidak sesuai, atau tidak ada sama sekali. Sehingga ada beberapa pemborong yang menganggap itu sebagai bentuk penipuan,” ungkapnya

Baca Juga :  Anggota Koramil 431-02/Muntok dan anggota Kodim 0431/Babar, laksanakan Vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun

“Padahal bagi kami masyarakat awam saja bisa membedakan mana kasus dugaan penipuan dan dugaan gratifikasi atau suap. Anehnya perbuatan pemberian uang untuk proyek negara kok malah dianggap sebagai bentuk penipuan,” tegas Regi

“Maka atas dasar itu, kami selaku masyarakat menaruh harapan besar pada Kejaksaan, agar dapat mengusut dan menuntaskannya. Karena logikanya, tak akan ada asap kalau tak ada api. Periksa saja dulu semua rekanan yang mengerjakan Pokir. Data nama perusahaannya pasti ada semua di Dinas-Dinas terkait,” tutupnya.

PEWARTA : AGUS SOFYAN

_________________

 

Catatan Redaksi :

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: mediatribunpost@gmail.com

Terima kasih.

(Visited 47 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Kota Probolinggo Apresiasi Ibu Sunarsih Yang Sumbangkan Uang Tabungan Sangu Umroh untuk Penanganan Covid-19

Daerah

Kapolres AKBP Yoga Hadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus DMI Banggai

Daerah

Kunjungi Lapas Banyuwangi, Wamenkumham Serahkan Gerobak Usaha kepada UMKM

Daerah

Kloter 16 Debarkasi Makasar Berangkat Tanah Suci 393 Kembali Tanah Air 390 Bersama Rombongan

Daerah

Perlindungan Terhadap Anak Menjadi Undang-Undang, Anak-Anak Penerus Negara

Daerah

Warga Dusun 1 Tanjung Morawa.A Mengadakan Kegiatan Jalan Santai Menyambut HUT RI Yang Ke-77 Tahun

Daerah

Satu Pekan Operasi Patuh 181 Kegiatan Pengendalian Mobilitas telah dilaksanakan Polres Beltim

Daerah

SDN Bulurokeng Makassar Ikut Menyemarakkan Karnaval Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H Kota Makassar Tahun 2022