0 views

Home / Artikel

Jumat, 12 November 2021 - 07:45 WIB

Mengenang Heroik Hari Pahlawan Dengan Sejarah Rupiah

Mengenang Heroik Hari Pahlawan Dengan Sejarah Rupiah

Rupiah berasal dari bahasa Sansekerta, rupya yang berarti perak. Kata ini juga menurunkan nama untuk mata uang India, rupe. Kendati istilah rupe untuk koin perak sudah ada sejak dinasti Maurya, namun nama rupe sebagai mata uang resmi baru diberlakukan pada saat Raja Afghanistan, Sher Shah Suri (1472-1545) menguasai India dan mendepak Raja Humayun (ayah dari Jalaludin Akbar).

Nama rupiah yang terkesan keindia-indiaan mulai digunakan oleh penjajah Jepang pada tahun 1944, setelah mereka mulai kalah dalam perang sehingga perlu mengambil hati bangsa Indonesia yang notabene-nya terpengaruh budaya India. Rupiah Jepang dicetak oleh Southern Development Bank yang merupakan cabang dari Bank Yokohama.

Baca Juga :  Terkait Landasan Hukum Razia Kendaraan oleh Kepolisian, Bagaimana Hukum Memandang Peristiwa ini?

Pada masa-masa awal kemerdekaan, Indonesia belum menggunakan mata uang rupiah. Namun Indonesia menggunakan mata uang resmi yang dikenal sebagai Oeang Republik Indonesia alias ORI yang dijuluki sebagai ‘uang putih’ oleh rakyat. ORI sudah mulai digunakan semenjak tahun 1945 hingga tahun 1949. Namun, penggunaan ORI secara sah baru ditetapkan pada 30 Oktober 1946.

Pada masa awal kemerdekaan, ORI dicetak oleh Percetakan Katolik Kanisius dengan bentuk dan desain yang sangat sederhana dan murah. Pada saat tersebut, ORI beredar luas di masyarakat meskipun uang ini hanya dicetak oleh Bank Negara Indonesia di Yogyakarta. ORI tidak diakui dunia internasional dan hanya diakui di pasar gelap. Pada masa itu, ORI merupakan mata uang yang memiliki nilai yang sangat rendah jika dibandingkan dengan gulden Hindia Belanda misalnya, yang memakai standar emas.

Baca Juga :  Menjawab Hoax : Predator Seks Berkedok Pengasuh Pesantren Penganut Syiah

Pada 8 April 1947, Gubernur Provinsi Sumatera mengeluarkan rupiah sebagai Uang Republik Indonesia Provinsi Sumatera (URIPS). Sejak 2 November 1949, empat tahun setelah merdeka, Indonesia menetapkan rupiah sebagai mata uang kebangsaannya yang baru. Kepulauan Riau dan Irian Barat memiliki variasi rupiah mereka sendiri, tetapi penggunaannya dihapuskan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.( okik/oey beng to )

(Visited 1 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Artikel

“Selamat Hari Radio Republik Indonesia” 11 September 2021, Mengenang Jasa Joesoef Ronodipoero Dalam Menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan

Artikel

Syahril Syam : Apa Yang Membuat Kita Bahagia ??

Artikel

Surat Cinta Untuk Mas Nadiem Makarim

Artikel

Jaga Diri dan Keluarga Kita Dari Api Neraka

Artikel

Aa Boxer, Guru Besar Bela Diri Tarung Derajat

Artikel

Sekilas Tentang : Persatuan Wartawan Republik Indonesia

Artikel

Review Buku, Tafsir Kebahagiaan: Tafsir Al-Quran Menyikapi Kesulitan Hidup

Artikel

Konsep Mitigasi RS Terhadap Keselamatan Pasien Dimasa Pandemi Covid-19