1 views

Home / Internasional

Minggu, 21 November 2021 - 10:56 WIB

Kementerian Hukum dan HAM RI Permudah Urus Paspor dan Visa di KJRI Los Angeles

TRIBUNPOST AS,

Los Angeles – Para pemohon pelayanan paspor dan visa di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS) dan sekitarnya tidak perlu datang jauh-jauh atau pagi-pagi untuk mendapatkan antrian pelayanan paspor dan visa. Hal ini dikarenakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) LA saat ini mengaplikasikan Immigration Online Service System (IOSS), sebuah inovasi baru sistem janji temu pelayanan paspor dan visa. Sistem ini memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan paspor maupun visa secara elektronik secara paperless, cepat dan mudah.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly, saat melakukan kunjungan kerja ke KJRI LA (14/11/2021) berkesempatan menyaksikan langsung cara kerja IOSS ini.

Yasonna memberikan apresiasi terhadap pelayanan sistem ini karena terbukti memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Hardani Apresiasi Erli Hasyim Hibahkan Tanah Untuk IPPELMAS Aceh Barat

“Inovasi IOSS selaras dengan arahan bapak Presiden Jokowi untuk terus berinovasi, khususnya dalam pelayanan publik dengan mengoptimalkan teknologi digital. Sangat bagus dan patut dijadikan contoh,” ujar Yasonna.

Sementara itu, menurut Staf Teknis Imigrasi KJRI LA Sigit Setyawan, yang merupakan penemu inovasi IOSS mengatakan, IOSS merupakan aplikasi sistem janji temu yang sederhana namun dapat menjadi jawaban atas keluhan masyarakat maupun dari internal petugas imigrasi. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses pendaftaran untuk memperoleh paspor maupun visa dari rumah mereka, dengan perangkat gawai masing-masing yang sangat mudah.

“Dari data pendaftaran janji temu pada sistem IOSS, yang secara otomatis tersimpan digital, para pemohon paspor dan visa akan mendapatkan informasi kapan harus datang ke KJRI LA. Hal ini sangat membantu baik petugas maupun pemohon pelayanan paspor dan visa,” ucap Sigit saat dikonfirmasi Sabtu pagi waktu setempat (20/11).

Baca Juga :  Ibu Kota Jerman Membara, 60 Polisi Terluka Akibat Bentrok

“Dengan demikian suasana KJRI LA tetap kondusif dalam menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya lagi.

Melalui IOSS, lanjut Sigit, dapat diketahui data statistik pemohon paspor. Data ini dapat digunakan dalam rangka proses pendaftaran WNI dalam rangka pemilu tahun 2024.

“Karena data yang diisi dalam aplikasi IOSS secara otomatis tersimpan digital dalam data base, sehingga data alamat, nomor telepon, dan email tersimpan akurat,” terang Sigit.

Atas implementasi inovasi ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengganjar staf teknis Imigrasi KJRI Los Angeles dengan penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award pada 18 Desember 2020.

Pewarta : iriek (rlis-hms)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Internasional

Emir Qatar Sampaikan Selamat Idul Adha ke Para Pemimpin Negara Islam

Internasional

Kapal Tanker Teggelam di Teluk Aden, Timbulkan Pencemaran Lingkungan

Internasional

Pejuang Palestina Di Jalur Gaza Gunakan Balon Lawan Kekuatan Tempur Israel

Internasional

Kunjungan Kerja Menkumham Yasonna Laoly ke Negeri Paman Sam, Bahas Kerjasama Dengan UCLA

Internasional

Menhan RI Prabowo Subianto menghadiri penandatanganan Kontrak Kapal Frigat TNI AL Type 31 antara PT PAL dan Babcock Internasional pada pameran DSEI di Inggris

Internasional

Mantan Diplomat AS Dituntut atas Pelecehan Seksual di Meksiko

Internasional

Pesan Idul Adha Pimpinan Houthi Yaman Tekankan Kesiapan Pengorbanan

Internasional

Gubernur Wanita Pemberani Afganistan “Salima Mazari” Ditangkap Taliban