72 views

Home / Artikel

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 11:53 WIB

Jeritan Pedagang PKL Ditengah Pandemi, Bagaimana Pemimpin Menyikapi ??

Penulis : EDI DARMAWANSYAH, SH
Ketua DPC PBB KOTA BOGOR.

Kepemimpinan dalam pandangan islam adalah bukan hanya “Kontrak Sosial ” Tapi juga menjadi kontrak atau perjanjian antara Allah dgn sang pemimpin untuk menegakan “Keadilan ” Ini merupakan Amanah yg menjadi tanggung jawab dunia akhirat. Oleh karena itu Kepemimpinan sebagai PERJANJIAN ILLAHI yg melahirkan tanggung jawab menentang kezaliman dan menegakan KEADILAN. sebagai acuan kebijakan pemimpin adalah Kemaslahatan Umat atau semua lapisan masyarakat.


Kondisinya setuju atau tidak Pemerintah dan masyarakat sesungguhnya sedang menghadapi situasi perang, perang menghadapi musuh yg tdk terlihat dgn mata yg disebut PANDEMI/ Wabah yg dikenal dgn COVID-19 , dalam menghadapi situasi perang tentunya baik pemerintah maupun masyarakat harus menggunakan “Strategi”.

Pemerintah sudah berbuat dan bertindak dgn strategi diantaranya dgn Program PSBB, PPKM DARURAT, Memberikan
Vaksin dgn berbagai cara bagaimana seluruh masyarakat Indonesia divaksin agar imunitas tubuh meningkat dan kuat terhadap serangan pirus tersebut dan memberikan bantuan bantuan lainya, Itulah strategi, namun tdk cukup dgn itu, ada strategi yg seharusnya melibatkan masyarakat/rakyat yaitu strategi “BERTAHAN HIDUP” dalam kontek ini saya tidak sependapat dgn apa yg dilakukan oleh PERUMDA PPJ KOTA BOGOR dalam hal penangan Pedagang dikota bogor khususnya PKL,

Baca Juga :  Simak ! Cara Agar Anak Terhindar Dari Tindakan Pelecehan Seksual

PKL tetap PKL yg mana tempatnya berdagang adalah kaki lima bukan di Mall atau di Plaza yg dikategorikan Pembisnis.
Dalam kondisi Pandemi sekarang ( dlm situasi perang) untuk bertahan hidup sy meminta kepada Pemerintah Bogor, agar mereka dapat berdagang dimana tempat mereka berdagang sejak pandemi terjadi di Indonesia khususnya pasar pasar yg ada di kota bogor, agar mereka bisa bertahan hidup berjuang tu mencari nafkah keluarga, PERUMDA PPJ dpt menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dlm kontek menata, membina dan memberdayakan, bukan memaksakan kehendak dalam menjalankan bisnisnya, ingat berdirinya PD yg berubah menjadi PERUMDA Selain tuk memperoleh PROPIT ada unsur Sosial.

Baca Juga :  Jalin Soliditas, 12 Ormas di Karawang Musyawarah Bentuk Forum ORMAS BERSATU

Jadi sy berpendapat apa yg dilakukan oleh PERUMDA PPJ sebagai perusahan milik Pemerintah pada Waktu dan Situasi yg tdk tepat.

Pemerintah tdk dibenarkan sekedar hanya mempunyai kebijakan yg baik apabila ia mampu mewujudkan kebijakan yg lebih baik sehingga tercipta kesejahteraan yg berkeadilan dan rasa aman yg berketentraman bagi Rakyat.

Sy sampaikan ini setelah melihat dan menerima Pedagang /PKL datang kekediaman sy setelah sebulan lebih tdk dapat mencari nafkah sesuai propesinya. Tulisan ini sy beri judul “JERITAN DITENGAH PANDEMI”
Trimakasih..

(Visited 9 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Artikel

Pemimpin Pembelajaran Dalam Pengelolaan Sumber Daya Sekolah dan Efektifitas Pemanfaatannya

Artikel

Pemilu 2024 Partai Demokrat, “Back to Basic 2004”

Artikel

Ini Mitos ” Dan Larangan yang Tidak Dilakukan di Malam “Satu ‘Suro.

Artikel

Jaranan Dan Representasi Abangan

Artikel

Kelangkaan Minyak Goreng, Borneo Muda : Presiden JOKOWI Sebaiknya Mencopot Menteri Perdagangan

Artikel

“Selamat Hari Radio Republik Indonesia” 11 September 2021, Mengenang Jasa Joesoef Ronodipoero Dalam Menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan

Artikel

Terkait Landasan Hukum Razia Kendaraan oleh Kepolisian, Bagaimana Hukum Memandang Peristiwa ini?

Artikel

Sekilas Tentang : Persatuan Wartawan Republik Indonesia