Home / Regional

Senin, 18 Oktober 2021 - 22:11 WIB

Gubernur Sumbar Tegaskan Pendidikan Prioritas Utama

TRIBUNPOST SUMBAR,

Padang – Beberapa pendidikan Sumatera Barat berbasis agama Islam telah mampu melahirkan anak-anak didik berprestasi terbaik dan melanjutkan pendidikan kebeberapa negara maju.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghadiri silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Batam, di Aston Hotel Batam, Minggu malam (17/10/2021).

Gubernur juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan Visi, Misi serta Program Unggulan Pemerintah Sumbar sesuai Rencana Pembangunan Jangkq Menengah Daerah 2021 – 2021. Mahyeldi juga menambahkan program-program unggulan untuk mewujudkan Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan dengan tujuh misi dan empat program unggulan, dimana empat program unggulan tersebut antara lain Sumbar Sehat dan Cerdas, Sumbar Religius dan Berbudaya, Sumbar Berkeadilan, Sumbar Sejahtera.

“Sektor Pendidikan merupakan prioritas yang paling utama dan berkelanjutan, kita ingin pembangunan sumberdaya manusia Sumbar mampu berprestasi, berdaya saing tinggi dalam persaingan global saat ini,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi juga katakan meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia yang berakhlak mulia, sehat, berpengetahuan, terampil dan berdaya saing. Gubernur tekankan agar setiap lembaga, instansi, organisasi dan lainnya harus bersinergi dengan Pemprov Sumbar untuk kemajuan pembangunan Sumbar.

Selanjutnya, Gubernur Mahyeldi juga mengapresiasikan apa yang telah diperbuat masyarakat Sumbar baik yang ada diperantau selalu mendukung dalam membangun Sumbar.

“Bahkan kita telah banyak menoreh prestasi ditingkat Nasional, baik dibidang pendidikan, ekonomi, politik dan budaya,” ucapnya.

Mahyeldi juga sampaikan Sumbar memiliki kearifan lokal spasifik dengan berfalsafahkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), merupakan mendasar kehidupan bagi masyarakat Sumbar.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPR ACEH Hendra Budian, SH Kritik Kadis Perindag Aceh Soal Tomat "Asam Dan Cepat Busuk"

Adanya Masjid Raya Sumatera Barat, Al Hakim dan Masjid Mujahidin sebagai salah satu simbol kekuatan dan potensi agama, adat, budaya, ketokohan ulama. Semuanya menyatu di dalam wadah ABS-SBK.

“Alhamdulillah, semua ini bisa kita pertahankan saat ini, bahwa provinsi dan negara lain banyak belajar dengan kearifan lokal kita. Sehingga menjadi kunjungan wisata religi bagi mereka,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur juga menjelaskan tentang potensi pertanian merupakan program unggulan yang mana 57 persen masyarakat Sumbar bertani, persolan ke depan adalah bagaimana para petani mendapat kesahjetaraan yang baik dalam menjual hasil taninya, Produksi gambir Sumbar adalah penghasil produksi gambir terbesar di Dunia, namun harga gambir belum cukup untuk meningkatkan kesahjetraan petani.

“Untuk itu kita berharap agar BUMD atau pun para pengusaha lain yang bisa menjadi pendamping agar ada jaminan untuk para petani kita,” ajaknya.

Gubernur Sumbar menjelaskan, sementara Pemerintah akan mengalokasikan 10 persen APBD untuk penguatan pertanian yang mana di dalamnya kebutuhan tani seperti bibit, lahan, dan irigasinya, ini sektor pertanian yang harus di perhatikan yang juga tertuang dalam visinya.

“Kita juga sudah mempersiapkan para Milenial dan Human Enterprens berbasis digital yang tangguh dan berdaya saing di setiap daerah, sehingga masyarakat mudah mengakses dan mengelola keuangan melalui internet,” terangnya.

Baca Juga :  Andi Irma : Wujud Keberpihakan, Fraksi Demokrat Apresiasi Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

Kemudian Gubernur Mahyeldi juga terangkan soal meningkatkan nilai tambah dan produktifitas pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Meningkatkan usaha perdagangan dan industri kecil/menengah serta ekonomi berbasis digital, perlu dilakukan kerjasama dengan berbagai lini.

“Kita Sumbar bukan daerah industrial, daerah kita dikenal dengan provinsi yang berdasarkan agrikultur, bukan manufaktur, daerah di sekitar kita juga bergantung kebutuhan pertaniannya dengan Sumbar,” katanya.

Makanya pelu peningkatan ekonomi kreatif dan daya saing kepariwisataan. Kemudian peningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dan wewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, akuntabel serta berkualitas.

“Saya bersama Wagub sering melakukan kunjungan ke daerah terpencil dengan hasil pertanian yang berlimpah, namun kendalanya hanya jalan dan jaringan intenet. Kita akan usahakan untuk infrastruktur adalah utama diperbaiki,” jelas Gubernur.

Maka perubahan itu didasari oleh kebijakan nasional, maka itu dasar kita merevisi RPJPD ini, yang penting ini gubernur dan wakil gubernur menjadi pedoman menyusun RPJMD mereka, setelah dilantik,” ujarnya.

Hadir dalam acara Tour Golf Tournament 2021 ini Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Rektor UNP Prof. Drs. Ganefri, M.Pd, Ph.D, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Lamidi, anggota DPRD Kepri Alex Guspeneldi, Dewan Pembina IKSB dan anggota IKSB Batam serta juga kepengurus warga Batam asal minang, IKM dari berbagai kabupaten dan kita. (Robi)

Share :

Baca Juga

Regional

Bantu Pemkab Labura, BIN Bawa 2000 Dosis Vaksin Bagi Masyarakat Dan Pelajar

Regional

Abah Enjang Pencinta Pencak Silat Mengecam Pernyataan Menteri Investasi

Regional

Danrem 042/Gapu Ikuti Taklimat Awal Wasrik Current Audit Itjenad Secara Virtual

Regional

Kabid Humas Polda Sulsel : Cegah Terjadinya Kembali Kasus Aliran Sesat Oknum Orang tua Melukai Mata Anaknya, Peran tokoh Agama diperlukan Dalam memberikan Pencerahan

Regional

Himbau Gaya Hidup Sederhana, Bidpropam Polda Banten Sosialisasikan Perkap dan Perkadiv

Regional

Pemkab Pinrang Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara Ke-4 Kalinya Tingkat Provinsi Sulsel

Regional

Sadar Pentingnya Vaksin Covid-19, Masyarakat Belawan Ikuti Vaksinasi Rutin di Rumkital Komang Makes Belawan

Regional

Andi Irma Anggota Komisi B DPRD Sulsel Sosialisasi PERDA SULSEL NOMOR 1 TAHUN 2020 Tentang Perlindungan Sumber Daya Perikanan Di Kecamatan Patampanua Pinrang