33 views

Home / Daerah

Jumat, 13 Agustus 2021 - 18:22 WIB

DPRD Banyuwangi Tegur Dinas PUPR Terkait “Proyek Pabrikasi”

BANYUWANGI JATIM, Tribunpost.com – DPRD kabupaten Banyuwangi berharap kepada Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman untuk segera mengevaluasi kegiatan proyek pembangunan yang mengunakan bahan pabrikasi,agar dapat menyerap tenaga kerja dengan sistem padat karya.

Ketua Komisi IV, Ficky Septalinda (F.PDIP) mengatakan, keberadaan proyek yang menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD bisa memberi peluang kepada masyarakat yang kehilangan pendapatan dampak dari pandemic covid-19 seperti halnya tukang,kuli bangunan, penyedia material dan lainnya.

“ kami berharap Dinas PU Cipta Karya,Perumahan dan Pemukiman mengevaluasi kegiatan proyek yang mengunakan bahan pabrikasi agar masyarakat yang berprofesi tukang, kuli bangunan bisa diberdayakan oleh kontraktor yang sudah berjalan , “ kata Ficky Septalinda saat dikonfirmasi usai menggelar rapat kerja bersama Dinas PU Cipta Karya PP, Kamis (12/08/2021).

Perubahan pola kegiatan proyek dengan bahan pabrikasi menjadi padat karya harus tetap menjaga mutu dan kualitas sesuai dengan spesifikasi teknis agar hasil produk jasa kontruksinya bisa awet serta berumur panjang.

Baca Juga :  Kodim Sragen - Warung Kopi Pinggir Jalan Desa Menjadi Sasaran Komsos Babinsa

“ Yang harus menjadi catatan pelaksanaan proyek dengan system padat karya harus tetap menjaga mutu dan kualitas sesuai dengan spesifikasi teknis agar umur proyeknya bisa panjang tidak mudah rusak sehingga ada efisiensi anggaran pemeliharaan , “ ucap Ficky.

Ficky menambahkan, komunikasi yang baik antara Dinas PU Cipta Karya dengan masyarakat perlu dilakukan agar kepentingan pembangunan daerah bisa tumbuh dan berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Plt Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi, Danang Hartanto menyampaikan jika pihaknya akan melakukan koordinasi dan evaluasi agar kebijakan proyek pabrikasi tidak menuai polemik di masyarakat.

“Ya kita koordinasi, tetap kita evaluasi. Ada beberapa kegiatan yang memang kita evaluasi,” ucap Danang usai memenuhi panggilan DPRD Banyuwangi.

Baca Juga :  Jaranan Dan Representasi Abangan

Menurutnya, penggunaan material U-Ditch sebagai bahan proyek memang sudah lama berjalan. Dirinya menyebut, pemanfaatannya sejauh ini hanya memakan sekitar 7 persen dari total anggaran.

Karena masa pandemi saat ini, Ia menyebut jika harga bahan pabrikan bisa sewaktu-waktu mengalami perubahan. Sebab itu pihaknya akan melakukan evaluasi dengan menambahkan proyek konvensional yang dikerjakan manual.

“Karena pandemi harga-harga naik. Akhirnya pabrikan menaikkan harga sehingga terbebani. Kita evaluasi lagi, kita tambah untuk kegiatan manual. Nggak harus merubah U-Ditch,” jelasnya.

“Kalau masih nggak kuat, nanti U-Ditch-nya diubah bentuknya, ada yang manual ada yang pabrikasi tetapi dalam satu lokasi. Kita juga mengutamakan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Danang,

(Iriek)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jalin Silaturrahmi, Kapolres Pangkalpinang Berkunjung Ke Pengadilan Negeri (PN)

Daerah

DPK Formapera Percut Sei Tuan Sah Dilantik, Masa Bakti 2021-2026

Daerah

Monitor Kegiatan Vaksin Covid-19 kepada para Pelajar dan Warga Kecamatan Tempilang, ini yang disampaikan Danramil Kelapa

Daerah

Berbagi Sedekah di Masyarakat Pegunungan Kec. Lembang Pinrang, Abdi Baramuli : Medan Yang Berat Tidak Menghalangi Kita Untuk Bersilaturahmi

Daerah

DPC Partai Gerindra Karawang Gelar Pembagian Sembako dan Sunatan Massal

Daerah

Agar Disiplin Prokes, Polres Gowa Gelar OPS Yustisi Secara Mandiri

Daerah

Kakanwil Kemenhumham Jabar Monitoring Di Lapas Kelas II A Karawang

Daerah

Danramil 431-01/Jebus ikuti Zoom Meeting membahas tentang penggunaan Aplikasi SILACAK