37 views

Home / Daerah

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 15:28 WIB

Dishub Kota Bandung Mulai Uji Coba Sistem Ganjil Genap Di beberapa Titik Jalan Kota

BANDUNG JABAR, Tribunpost.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan mengujicobakan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil genap. Uji coba ini bakal dilaksanakan di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) pada 14-16 Agustus 2021.

Meski begitu, terdapat pengecualian untuk beberapa kendaraan. Di antaranya kendaraan yang hendak ke tempat kerja atau penghuni, angkutan umum termasuk berbasis aplikasi atau on line, serta kendaraan darurat penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E. M. Ricky Gustiadi mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi bersama Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, pemberlakukan ganjil genap merupakan pengganti kebijakan buka tutup jalan yang kini sudah ditiadakan.

“Kebijakan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat sehingga dapat menekan potensi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Level 4,” jelas Ricky, Jumat, 13 Agustus 2021.

Baca Juga :  Peringati Hari Juang TNI - AD dan HUT Kodam II/Sriwijaya, Kodim 0431/Babar gelar Doa bersama

Untuk di Jalan Asia Afrika, pengaturan ganjil genap akan berlaku mulai dari persimpangan Jalan Tamblong hingga ke perempatan Jalan Oto Iskandar Di Nata. Sedangkan di Jalan Ir. H. Djuanda diterapkan mulai dari Cikapayang Dago hingga ke Simpang Jalan Dipati Ukur.

Ricky mengungkapkan, pemberlakukan ganjil genap ini tidak dilakukan selama satu hari penuh, melainkan hanya di jam tertentu saja. Untuk pagi hari ganjil genap berlangsung pada pukul 08.00-10.00 WIB. Kemudian akan dilanjutkan kembali saat sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

“Sekarang sedang sosialisasi dan uji coba pelaksanaan sambil dievaluasi untuk menyempurnakan kebijakan penerapan kebijakan ganjil genap di lapangan,” ungkapnya.

Pengaturan pemberlakuan ganjil genap ini disesuaikan dengan angka Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang paling terakhir. Untuk kendaraan bermotor pribadi dengan angka belakang TNKB ganjil, maka hanya dapat melintas pada tanggal ganjil. Sebaliknya, kendaraan bermotor dengan angka belakang TNKB genap, maka hanya dapat melintas pada tanggal genap.

Baca Juga :  Security Awareness Pengenalan Objek Vital Nasional PGN Group

Lebih rinci, pengecualian ganjil genap diberikan kendaraan dinas TNI, POLRI, dan kendaraan dengan TNKB warna merah lainnya. Angkutan dengan TNKB berwarna kuning pun turut dalam pengecualian.
Kendaraan angkutan umum online juga tidak akan dikenai aturan ini, sehingga bisa tetap bebas melintas. Selain itu, ganjil genap juga dikecualikan bagi kendaraan angkutan barang.

“Kendaraan pemilik atau para pekerja properti yang ada pada ruas jalan yang terkena dampak ganjil-genap dibuktikan dengan e-KTP dan Surat Keterangan,” katanya

(Dani)

(Visited 13 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung Percepatan Vaksinasi Tingkat Kecamatan Babinsa Koramil 431-01/Jebus monitor pelaksanaan Vaksin

Daerah

Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021

Daerah

49 Orang Polsuspas Lapas Banyuwangi Ikuti Pelatihan Fisik, Mental dan Disiplin

Daerah

Ditemukan Limbah B3 di Desa Cigunung Sari Kec Tegal Waru, Apa Tindakan DLHK Karawang ?

Daerah

Resmi, Tim Zona Integritas Lapas Jember Telah Terbentuk

Daerah

Dusun Kemiri Menggondol Piala Bergilir dan Uang 5 jt dalam Lomba Gapura HUT RI 3 Kali Berturut

Daerah

Polresta Banyuwangi di Hari Bhayangkara Ke-76, Gelar Khitanan Gratis

Daerah

Pemasangan Pondasi Kamar Mandi Korban Rumah Hanyut Akibat Banjir di Dusun.2 Tanjung Morawa.A Deli Serdang