98 views

Home / Daerah

Selasa, 7 Juni 2022 - 10:24 WIB

Diduga BPN Jadi Sarang Pungli, Ketua Peradi Karawang Desak APH Selidiki

KARAWANG, TRIBUNPOST.COM — Ramainya pemberitaan di sejumlah media online terkait adanya dugaan pungutan liar (pungli) di lembaga BPN Karawang menyedot perhatian praktisi hukum Karawang, Asep Agustian.

Menurut pria berkacamata yang akrab disapa Asep Kuncir (Askun) ini, jika pemberitaan itu fakta adanya, maka BPN Karawang itu patut diduga sebagai sarang pungli.

“Selama ini aparat penegak hukum (APH) belum ada yang ‘menyentuh’ BPN. Apakah karena BPN ini institusi yang kebal hukum? Padahal di mata hukum tidak ada institusi yang kebal hukum,” ucap Askun yang juga sebagai Ketua Peradi Karawang ini kepada awak media, Selasa (07.06.22).

Askun pun menyoroti kinerja Saber Pungli yang selama ini hanya menelusuri wilayah sekolah dan desa.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada kabar produk Saber Pungli yang mampu memenjarakan pelaku pungli sebenarnya, yang dalam hal ini patut diduga banyak pungli di BPN Karawang.

“Saber pungli ini kan bagian dari Polres Karawang, nah bisa enggak neh Saber Pungli untuk mengusut tuntas dugaan pungli di BPN yang infonya diduga melibatkan oknum orang dalam (pegawai BPN-red) melalui seorang sopir, sehingga bikin resah sejumlah pelaku usaha properti,” tegasnya.

Baca Juga :  Promotor Gerakan Patuh Prokes, KNPI Kec. Tirtajaya Karawang Bagi-Bagi Masker

Askun memaparkan, “berdasarkan informasi pemberitaan sebelumnya bahwa ada informasi yang diberikan oleh notaris dan pengembang dan perusahaan properti yang identitasnya dirahasiakan yang mengurus dokumen pertanahan ke BPN Karawang, yang menyebut jika pemecahan bidang bisa memakan biaya Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, sedangkan untuk balik nama per bidang dipungut biaya Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, padahal menarik biaya diluar ketentuan itu tidak dibenarkan” paparnya

“Nah pertanyaannya, apakah itu bukan pungli ? Lalu mengapa Saber Pungli diam saja, mana produkmu Saber Pungli!” tegasnya kembali,

Askun pun mengungkit soal adanya oknum BPN Karawang yang dipecat karena lakukan pungli. Ia menilai, oknum tersebut semestinya tidak hanya dipecat, tetapi juga wajib dikenai sanksi hukum yang tegas.

“Kalau orang sudah kaya lalu dikeluarkan lantas mau ngapain? Enggak ada efek jera. Karena enggak ada efek jera, hal itu (pungli) akan terjadi terus berulang-ulang sehingga jadi sarang pungli imbas perbuatan kotor di sana,” ungkapnya.

Ia kembali mempertanyakan kinerja APH, dalam hal ini Polres Karawang dengan Saber Punglinya dan pihak intelijen dari Kejari Karawang yang dinilainya tutup mata dan tutup telinga dengan adanya informasi tersebut.

Baca Juga :  Jumat Berkah Polres Pelabuhan Belawan Peringati Maulid Nabi Dan Santuni Anak Yatim

“Pastinya mereka membaca dong berita itu. Laporan itu tidak harus seseorang buat laporan, dengan adanya berita sebagai Laporan Informasi (LI) bisa untuk melakukan pemanggilan, klarifikasi dan hal lainnya untuk dapatkan bukti,” katanya.

“Kalau mau cari bukti ya jangan cari ke narsum. Saya selaku narsum ini hanya ingin di setiap institusi di Kabupaten Karawang itu bersih, sehingga warga tidak ada yang alami kesulitan ketika ingin mendapatkan pelayanan,” timpalnya.

Di ujung pembicaraan, Askun meminta kepada lembaga apapun untuk tidak merugikan dan mempersulit masyarakat. Masyarakat jangan ditakut-takuti.

“Hari ini, saya uji yang namanya Saber Pungli dan Kejari Karawang, bisa enggak itu memenjarakan oknum BPN karena adanya LI,” tutupnya.

PEWARTA : AGUS SOFYAN

_________________

 

Catatan Redaksi :

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: mediatribunpost@gmail.com

Terima kasih.

(Visited 95 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pererat Kekeluargaan Untuk Menambah Kinerja Yang Lebih Produktif, PT. Tenaris SPIJ Gelar Halal Bi Halal

Daerah

Pemdes Pamagersari Kab. Bogor Salurkan BLT-DD Ke 109 KPM Tahun 2022

Daerah

Nelayan Kuala Teladas Sambangi Kantor Bupati dan DPRD Tulang Bawang, Protes Keras Program Pendalaman Alur Laut Muara Sungai

Daerah

Fasmalimpo Daeng Siriwa Cakades Bontokanang Kab. Takalar No. Urut 5 Siap Memberikan Yang Terbaik Untuk Warga

Daerah

Tripika Kecamatan Biringkanaya Hadir Di Rumah Duka Salah Satu Warga Di Perumahan Biringkanaya

Daerah

Klinik Sehat Bahagia Di Karawang Gelar Vaksinasi, Warga Berkerumun Diduga Tak Perhatikan Prokes

Daerah

Kecelakaan Terjadi di Jalan Lintas Suau Jangkat Kab. Meragin

Daerah

Kasdim 0431/Bangka Barat hadiri Acara Kegiatan Gema Sabuk Amang dan Hari Pangan Sedunia