42 views

Home / Daerah

Rabu, 28 Juli 2021 - 15:23 WIB

Bupati Budiman Ajak Pengelola Koperasi Bangun Jejaring Pengembangan Usaha

Lutim, Tribunpost.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagkop UKM) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur melaksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Perkoperasian bagi Koperasi Khususnya terkait pelatihan manajemen pengelolaan koperasi dan pelatihan audit bagi koperasi.

Diklat bagi pengelola koperasi itu resmi dibuka Bupati Luwu Timur, H Budiman didampingi Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj Sufriaty, Narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin, Kadis Pertanian, Amrullah, Kadis Dagkop UKM Luwu Timur, Rosmiyati Alwi dan Kabag Pemerintahan, Iskandar Muda di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Rabu (28/07/2021).

Bupati Luwu Timur, H Budiman dalam arahannya mengatakan koperasi merupakan sejak dulu merupakan penggerak ekonomi Nasional. Menurutnya koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat seperti UMKM dan pedagang kecil, tentu diharapkan tetap eksis dan terus bergerak maju ditengah pandemi covid-19 saat ini.

Baca Juga :  Andi Irma : Wujud Keberpihakan, Fraksi Demokrat Apresiasi Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

“Pemberdayaan koperasi merupakan langkah strategis menumbuhkan pembangunan ekonomi masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan berbagai upaya secara menyeluruh, terintegrasi, serta bersinergi. Hal ini dapat dicapai dengan mendorong koperasi untuk meningkatkan kapasitas dan perannya” jelasnya.

Ia berharap agar pelatihan ini tidak hanya sekedar seremonial semata, tapi harus ada perbaikan sehingga pengelolaan koperasi bisa terus berkembang. Olehnya itu, pelatihan ini harus bermanfaat besar. Bangun jejaring yang dapat mendorong kerjasama dalam pengembangan usaha koperasi.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengingatkan kepada Kadis Dagkop UKM agar menata dengan baik manajemen pengelolaan Koperasi ASN. Apalagi dari sisi kemampuan dan sumber daya juga cukup besar untuk mengoptimalkan koperasi ASN tersebut.

Kadis Dagkop UKM Luwu Timur, Rosmiyati Alwi mengatakan peserta pelatihan ini berjumlah 75 peserta yang berasal dari 15 koperasi. Namun jumlah keseluruhan koperasi di Luwu Timur sebanyak 246. Dari jumlah itu kata Rosmiyati ada 166 Koperasi yang masih bisa dilakukan pembinaan oleh Pemerintah daerah. Namun ada juga 80 koperasi yang akan diusulkan ke Kementerian untuk dibubarkan.

Baca Juga :  Hadiri PORKAB Kabupaten III Bangka Barat, ini yang disampaikan Kasdim 0431/ Bangka Barat

“Pengusulan pembubaran 80 Koperasi ini sudah sesuai dengan regulasi yang mengamanatkan bahwa selama tiga tahun secara berturut-turut koperasi tidak melakukan rapat anggota tahunan(RAT) maka sudah dapat dibubarkan” jelasnya.

Dalam acara diklat Perkoperasian tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepahaman bersama atai MoU antara Pemerintah Daerah dengan Perum Bulog tentang penyerapana gabah beras petani dan pembelian beras oleh Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Mou itu ditandatangani Bupati Luwu Timur, H Budiman bersama Pemimpin Bulog Cabang Palopo, Lisnawati. (hr/hms)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua BNK Takalar-Kajari Bahas Pembangunan Bale RJ Rehabilitasi Narkotika

Daerah

Perempuan muda bakar diri ternyata ODGJ

Daerah

Seorang Pemancing Asal Kampung Sukasari Ditemukan Tewas Di Sungai Cikaso

Daerah

Bupati Anwar Sadat Hadiri Pengarahan Mendagri Terkait Pengendalian COVID-19

Daerah

Polres Bogor Salurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan

Daerah

PT BSI Gandeng TNI dan BAIS Salurkan 2.500 Vaksin Sinovac Untuk Warga Sanggar

Daerah

Bantuan BPNT Yang Disalurkan Desa Kabat Banyuwangi, Ditengarai Diarahkan Untuk Belanja di Toko Tertentu

Daerah

Kapolres Simeulue Membuka Rakor dan Evaluasi Penyerapan Anggaran PPKM Mikro