122 views

Home / Daerah

Selasa, 17 Agustus 2021 - 21:38 WIB

Bupati Banyuwangi Apresiasi Kegiatan Pembinaan di Lapas Banyuwangi

BANYUWANGI JATIM, Tribunpost.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani siang tadi (17/8) meninjau kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Banyuwangi. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Ipuk seusai menghadiri serangkaian kegiatan penyerahan remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Anak Didik Pemasyarakatan Lapas Banyuwangi.

Didampingi Forkopimda Kabupaten Banyuwangi, Ipuk meninjau kegiatan membatik yang merupakan kegiatan pembinaan unggulan Lapas Banyuwangi. Tidak canggung, ipuk berkomunikasi langsung dengan WBP yang sedang membatik sembari melihat proses pembuatan batik.

Selain meninjau kegiatan membatik, orang nomor satu di Banyuwangi tersebut juga melihat hasil kerajinan tangan yang dikerjakan oleh WBP Lapas Banyuwangi, seperti diantaranya peralatan makan dari kayu, miniatur ka’bah, tempat tisu hingga miniatur mobil.

Apresiasi dan kekaguman terhadap pembinaan yang telah dilakukan oleh Lapas Banyuwangi tak mampu ditutupi oleh Ipuk, beliau memuji hasil karya WBP yang tidak kalah bagus dengan karya orang yang berada diluar Lapas. “Hasilnya bagus dan juga rapi, nanti kalo sudah bebas saya harap bisa membuka usaha batik” ujarnya kepada salah satu WBP yang sedang melakukan proses pelukisan batik.

Baca Juga :  Lupa Matikan Tungku, Rumah Warga Rembang Terbakar

Tidak hanya terucap melalui kata-kata, kekaguman Bupati Banyuwangi tersebut juga membuatnya membeli beberapa hasil karya WBP, mulai dari batik hingga peralatan makan yang terbuat dari kayu.

Saat ditanya mengenai dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi dalam mendukung kegiatan pembinaan di Lapas Banyuwangi, Ipuk mengatakan siap jika memang Lapas membutuhkan bantuan pembinaan. “Ya nanti kami tunggu usulan dari Bapak Kalapas dulu, karena memang WBP ini juga merupakan warga kami, jika memang ada yang bisa kami bantu, kami akan bantu dan dukung semaksimal mungkin” tegasnya.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto menerangkan kendala yang dihadapi saat pandemi Covid-19 sekarang ini, terutama dibidang pemasaran. “Jadi sebelum pandemi ini, produksi batik kami telah banyak diminati dan menerima pesanan, bahkan salah satu penyedia layanan umroh di Banyuwangi pernah memesan batik kepada kami, namun karena umroh masih belum bisa dilakukan, maka pesanannya sementara berhenti” ucapnya.

Baca Juga :  Resmi Dilantik Sebagai Ketum Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA), Tekad Partahi Siregar

“Untuk pemasarannya biasanya ada yang pesan langsung kepada kami baik itu keluarga WBP, tamu atau instansi lain. Ada yang memang kami kerjasama dengan pihak luar, dan kami juga sediakan galeri hasil karya WBP kami didepan Lapas Banyuwangi ini agar hasil karya warga kami bisa dikenal luas oleh masyarakat dan memiliki nilai jual, serta agar dapat menghapus stigma buruk masyarakat terhadap Lapas” pungkas Wahyu. (iriek)

(Visited 63 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

HUT Koperasi Syariah Master Karyawan King Menyelenggarakan Lomba Pildacil Putra-Putri Hafiz Qur’an

Daerah

Kosambi Lancar : Sentuhan Hati Kapolres Karawang

Daerah

Kapolsek Curahdami Terus Pantau Percepatan Vaksinasi 

Daerah

Ringankan Beban Warga, DWP Wajo Dan Disprindakop UKM Pemkab. Wajo Gelar Pasar Murah

Daerah

Viral Memiliki Sertifikat Sah (SHM) Istri Tukang Pisang Di Penjara, Kenapa Dengan BPN Jambi dan Penegak Hukum ?

Daerah

Kapolres Bangkep Menghadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-76 Di Kantor Bupati Bangkep.

Daerah

Pemkab Bondowoso Fasilitasi Ratusan Anak Yatim Piatu

Daerah

Tes Urine Pra Sidang TPP Menjadi Salah Satu Syarat Diusulkannya Rentegrasi WBP