97 views

Home / Daerah

Jumat, 10 Juni 2022 - 22:01 WIB

Antara Pengabdian Pada Negara, Atau Pada Keluarga

BOGOR, TRIBUNPOST.COM — Tatang Rahmat Hidayat, Sang Kares, Sejak Tahun 1987, hingga Tahun 2022. Sebelas tahun sebagai tenaga honorer. Tahun 1997 diangkat sebagai polisi hutan. Hingga kini. Sudah 24 Tahun Mengabdi pada Negara, juga pada keluarga.

Pada Hari Jum’at, Tanggal 10 Juni 2022. Tatang Rahmat Kepala Resort Gunung Kencana. Panggilan populernya Pak Tatang. Berbagi cerita saat mulai bertugas di Resort Gunung Kencana.

“Akhir Tahun 2017, Saya mulai bertugas di Resort Gunung Kencana, dan Ilegal logging, penambangan emas tanpa izin, peristiwa hokum yang sering terjadi di resort ini,” Kata Pak Tatang.

Sambungnya lagi, “Langkah pertama yang saya lakukan saat pertama kali bertugas di resort ini, adalah silaturahmi pada kekolot masyarakat di 2 desa penyangga kawasan hutan konservasi khususnya. Yakni : Desa Cisarua (Bapak Sakih, salah satunya) , dan Desa Kiarasari (Bapak Anung diantaranya) . Disamping silaturahmi kepada Kades, RW, RT. Umumnya juga lakukan koordinasi komunikasi dengan Muspika Kecamatan Sukajaya. Saat ini, anggota Tim kerja saya di resort kencana. Jeni dan Dadan Garnida” jelasnya.

Baca Juga :  Kereta Api Jurusan Tawang Alun Kembali Minta Tumbal

“Tahun 2018 sampai tahun 2020, Penambangan Emas Tanpa Izin ‘Gurandil lebih popular disebutnya’ mulai meninggalkan lokasi penambangan di blok Cibuluh dan sekitarnya. Di Desa Cisarua Kecamatan Sukajaya, emang dina PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin), Konci na di kawasan nu teu aya kandungan emas, Gurandil/ peti, pasti na ge teu aya,” Ujar Pak Tatang.

Januari 2020. Terjadi bencana di Kecamatan Sukajaya. Salah satu desa penyangga, yang terkena bencana longsor Desa Cisarua. Hari pertama bencana, Upaya Pengendalian Pantau, nilai dan evaluasi. Kami berangkat menuju Desa Cisarua, yang terputus komunikasi, karena jalan menuju ke sana tertutup longsoran tanah setinggi dengkul kaki. Pasca Pandemi Tahun 2022. Mulai ada aktifitas penambang tanpa izin, meski relative kecil kegiatannya”.

Baca Juga :  Biarpun Paparan Covid Tak Ada, Rumah Sakit di Situbondo Tetap Waspada 

“Kami pun tetap lakukan sosialisasi bertema perlambat hancurnya hutan. Sebatas kewenangan kami. Semoga Sakih-sakih dan anung-anung muda tumbuh pengganti yang tua. Ikut bantu perlambat hancurnya hutan”. Demikian akhir obrolan penulis dengan Pak Tatang.

#selalutaatpimpinan

#lalakonperlambathancurnyahutan

#selaluceria

Sekian opini penulis. Bravo Desa-Desa Penyangga Di Wilayah Resort Kencana! Bravo Resort Gunung Kencana!

PEWARTA : ILHAM JS

_________________

 

Catatan Redaksi :

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: mediatribunpost@gmail.com

Terima kasih.

(Visited 96 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Bangka Gelar Konfrensi Pers Akhir Tahun 2021

Daerah

Satgas Citarum Harum Sektor-18 Berikan Contoh Sukseskan Ketahanan Pangan, Dengan Memanfaatkan Bantaran Sungai

Daerah

Wartawan Junior Situbondo Frengky Hendra Istiawan Wafat.karena Dianosa tumor

Daerah

Miris!! Pembangunan Rehab gedung arsip pekerjaan umum dan tata ruang kota Cilegon Diduga Abaikan K3

Daerah

Hasil Pertemuan Forkopimda Wajo, MUI dan Pimpinan Ormas Islam Putuskan Prof Syamsul Jadi Penceramah di Rangkaian HJW

Daerah

Satgas Percepatan Vaksinasi Kota Pangkalpinang Terus Edukasi Pengunjung Pasar, Vaksin Aman dan Halal

Daerah

Realisasikan Dana desa Tahun 2021, PemDes Giri Mulyo Membangun Jambanisasi

Daerah

Kapal Nelayan Asal Indramayu Dikabarkan Hilang Kontak, Ditemukan Di Perairan Sadari Karawang