46 views

Home / Daerah

Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:31 WIB

Anggota FRB Husein Penulis Buku, “Setelah Kalah, Setelah Menang”

BANYUWANGI, TRIBUNPOST.COM — Forum Rogojampi Bersatu yang biasa akrab dipanggil FRB merupakan lembaga Swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki fungsi kontroling dan monitoring, FRB merupakan lembaga dan juga sarana dalam penyaluran bakat bagi pemuda banyuwangi baik dibidang jurnalis maupun karya tulis lainnya. Seperti halnya salah satu anggota FRB mohamad Husein asal Rogojampi sabtu 25/6 lakukan bedah buku, “Setelah kalah, Setelah Menang”.

Mohammad Husein lakukan kegiatan bedah buku yang berjudul, ” Setelah kalah, Setelah Menang” Merupakan hasil karya tulis Husein yang keempat, terang Husein di acara bedah buku dikantor FRB yang beralamat dijalan Jl.bolodewo no 34, dusun kebalen lor, Desa Lemahbangdewo, Kecamatan Rogojampi Banyuwangi Jawa timur.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk memperkaya khasanah literasi anggota FRB dan masyarakat sekitar, sekaligus bentuk apresiasi kepada Husein yang sudah berkarya dengan menulis buku di lingkungannya sendiri”. Ungkap ketua FRB Irfan Hidayat SH., MH, usai bedah buku berjudul Setelah Kalah, Setelah Menang karya Moh. Husen.

pada awak media, Irfan menyampaikan, “senang dan bangga ada orang Rogojampi yang telah membuat buku yang ternyata sudah empat kali”.ungkapnya, Irfan juga mengundang Ricky Sulivan selaku pimpinan redaksi sebuah media online untuk turut membedah buku karya Moh. Husen.

Bahkan Irfan berharap, “saling melengkapi dalam memahami dunia literasi di era digital, sehingga di kalangan masyarakat kita senantiasa waspada didalam membaca tulisan, yang mana seringkali tanpa diteliti dengan jelas dengan menyebarluaskan secara berantai tanpa ada sumber yang jelas yang mana berpotensi provokatif dan hoax” Harapnya.

Baca Juga :  Kasdim 0431/Babar, hadiri Acara Gertasi Covid-19, dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Desa dengan Capaian 100% Vaksinasi Covid-19

“Saya salut dengan Husen yang sering menulis di media online dan sekarang sudah diterbitkan menjadi buku. Saya undang juga pimred media online agar saling melengkapi. Husen ini pengagum Cak Nun (Emha Ainun Nadjib), jadi membaca tulisan Husen ini sangat mengasikkan, ringan, ada humornya, tapi penuh makna,” ujar Irfan, Sabtu (25/6/2022).

Dalam acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB, penulis yang akrab disapa Husen ini menjelaskan, pihaknya menulis hingga menerbitkan buku ini selain sebagai sebuah hobi, juga dalam rangka menyisipkan ide-ide yang muncul dibenaknya melalui esai ringan yang sepertinya hanya peristiwa atau obrolan sehari-hari.

“Isi buku ini ya peristiwa sehari-hari. Terkadang obrolan warung kopi. Namun ternyata percakapan warung kopi itu terkadang mencerahkan. Maka saya tulis. Saya sisipkan ide-ide melalui peristiwa sehari-hari,” terang Husen.

Husen mencontohkan dari pertandingan sepak bola piala Eropa tahun lalu, bisa diambil hikmah atau mutiara ilmunya mengenai keniscayaan kalah dan menang. Husen mengajak merenungi bahwa setelah kalah haruskah seseorang menjadi putus asa, namun jika menang setelah pernah merasakan kekalahan, haruskah seseorang berlaku sombong atau balas dendam.

Dalam peristiwa kalah menang pada sepak bola tersebut, Husen memberikan perenungan kisah Nabi Yusuf yang tidak dendam setelah dulu pernah dibuang ke dalam sumur oleh sebelas saudaranya. Dirinya memberi contoh seorang nabi, karena hanya manusia dengan kualitas nabi saja yang mampu konsisten.

Baca Juga :  Sinergi Memperkuat Tatanan Masyarakat, Salah Satu Agenda Muh. Sirwan Dg Sibali Kades Galesong Yang Telah Dilantik

“Selain nabi kan semuanya manusia biasa yang seharusnya bersikap rendah hati saja. Kalau mentang-mentang menjadi ini dan menjadi itu, nanti bisa menjadi tersangka perkara hukum,” tutur Husen sembari tersenyum.

Sedangkan Ricky Sulivan selaku pimred media online hanya menambahkan, antara menulis esai seperti yang dilakukan oleh Husen, dengan menulis berita, keduanya hendak jangan sampai melanggar kaidah hukum dan meresahkan masyarakat.

“Tulisan jenis apapun kalau bersifat by data, jangan sampai salah dan harus akurat. Kalau tidak akurat bisa beresiko dengan hukum serta meresahkan masyarakat. Sebagai insan pers, saya berharap kita jangan sampai lelah menuliskan atau memberitakan kebenaran,” papar Husein.

PEWARTA : IRIEK

_________________

 

Catatan Redaksi :

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, dan/atau menghubungi wartawan kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: mediatribunpost@gmail.com

Terima kasih.

(Visited 43 times, 1 visits today)

Share :

Baca Juga

Daerah

DPD LSM Penjara Serta Korwil Media Buser Jatim Bersatu Menyalurkan Bantuan Sembako Kepada Korban Semeru

Daerah

Pasi Ops Kodim 0431/Babar, Hadiri kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Lintas Program dan Lintas Sektor

Daerah

Warga Petani Di Desa Balunijuk Menanam Ribuan Bibit Nanas

Daerah

Aksi Kemanusiaan Paguyuban Ojol Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir Dan Longsor

Daerah

Pasi Ops Kodim 0431/Bangka Barat mengikuti Vicon Evaluasi Progja Anggaran Bidang Ops tahun 2021

Daerah

Beri kenyamanan Masyarakat Babinsa Koramil 431-02/Muntok, monitoring kegiatan Vaksinasi tahap I

Daerah

Safari Ramadhan, KADIVPAS Banten Kunjungi Lapas Cilegon

Daerah

Danramil 431-01/Jebus dan Babinsa Laksanakan monitoring Vaksinasi terhadap Pelajar